Archive for April 2, 2009

GEBRAKAN APRILLIA ….

Pasar Sepeda Motor kini menjadi “Primadona” industri di Indonesia. Bayangkan saja, walaupun seluruh dunia lagi dihantui krisis ekonomi global namun para analis masih “yakin” penjualan sepeda motor tahun ini akan melebihi empat juta unit.

Makanya produsen Sepeda Motor masih berlomba-lomba mengeluarkan model terbarunya pada tahun ini. Setelah Yamaha meluncurkan Vega ZR, Honda dengan bangganya memperkenalkan Honda Blade dan Revo Absolute dan terakhir Suzuki yang ingin bangkit dengan Skydrive, hari ini Kamis, 2 April 2009 bertempat di Sirkuit Sentul PT Sentra Kreasi Niaga (SKN) sebagai pemegang merk Aprilia meluncurkan 2 model terbarunya yaitu si legenda sirkuit Aprillia RS 125 yang kehadirannya pasti di tunggu oleh para bikers di tanah air dan Aprillia Scarabeo yang memiliki performa mengesankan untuk kelas skutik.

Scarabeo merupakan motor matic yang membidik pasar eksekutif muda yang bosan naik mobil dan ingin “anti mati gaya”, sedangkan Aprillia RS 125 membidik penggila kecepatan sebagai target mereka.

p00681_0122Aprillia Scarabeo mempunyai “postur” yang agak besar yaitu berdimensi 2.040 mm x 720 mm x 810 mm, mengusung mesin 180,8 cc four valve DOHC yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 19 hp di 8.250 rpm. Sepeda Motor Built UP Pabrikan China ini mampu menghasilkan torsi maksimum 17 Nm di 7.500 rpm.

Scarabeo memiliki kapasitas tangki bahan bakar penuh 10 liter dan dilengkapi dengan ignition CDI electronic with automatic advance and retard. Skutik berbobot 154 kg ini memiliki jarak sumbu roda 1.391 mm dan velg ban berukuran 16 inci.

Scarabeo dibandrol Rp 46,8 juta off the road DKI Jakarta atau Rp 52 juta on the road Jakarta.

Kalau lihat motor ini saya teringat dengan Yamaha Majesty milik teman saya yang di badrol 30 jutaan pada saat itu. Waktu itu edisi limited edition ini belum begitu mendapat sambutan yang bagus maklum harganya selangit dan lagipula waktu itu skutik belum menjadi “primadona” seperti saat ini. Kalau saja Aprillia Scarabeo berhasil, boleh juga tuh YMKI mengimpor lagi Yamaha Majesty untuk dipasarkan di Indonesia.

Sekarang giliran Aprillia RS 125 yang akan saya bahas. Motor ini mengusung mesin 124,8cc single cylinder liquid cooled 2 stroke. Walaupun bermesin 2-tak, RS 125 sudah memenuhi standar emisi gas buang Euro 3.

aprilliaRem cakram depan berukuran 320 mm dan rem cakram belakang berukuran 220 mm memberikan maksimum presisi dan kecepatan reaksi pengereman pada sepeda motor yang memiliki enam percepatan ini.

Fitur yang menarik dari sepeda motor yang memiliki kapasitas tangki bensin 17 liter ini adalah sistem komputerisasi analog rev counter dan multifungsional digital display yang bisa diatur lewat handlebar sehingga pengendara bisa mengetahui berapa menit dan berapa kecepatan rata-rata yang ditempuh jika dipacu untuk satu putaran (lap).

Sepeda motor Built UP asli Italia ini dibandrol Rp 89,1 juta off the road DKI Jakarta atau Rp 99 juta on the road DKI Jakarta.

Kehadiran Aprillia RS 125 Membuat pilihan bikers menjadi beragam. tinggal anda pilih yang mana?

April 2, 2009 at 4:02 pm 3 comments

HONDA: GO GREEN, SAVE OUR EARTH

Pemanasan global menjadi isu yang sangat sensitif dalam beberapa tahun belakangan ini. Menurut pakar lingkungan hidup, kalau saja pemanasan global ini dibiarkan terus menerus tanpa adanya kesadaran dari insan manusia maka es di kutub akan mencair dan permukaan air laut akan terus naik. Wah gawat nih, apalagi Sheila tidak tahu berenang Hik hik ….

Sebagai salah satu produsen Sepeda Motor terbesar didunia, Honda sangat peduli dengan isu pemanasan global ini. Buktinya, pada Pertengahan Maret ini, Pabrikan Honda di Brasil yang namanya “Moto Honda da Amazonia” telah memperkenalkan motor sport “CG150 TITAN MIX”. Ini merupakan sepeda motor pertama di dunia yang menggunakan teknologi bahan bakar fleksi, yaitu etanol dan bensin.

honda_cg15-_titan_mix_large_3Dengan sistem injeksi bahan bakar campuran yang dikembangkan oleh R&D Honda, Sepeda Motor ini selain bisa menggunakan bensin, juga dapat mengonsumsi etanol. Oleh karenanya, emisi CO2 yang telah menjadi “momok” di kota-kota besar bisa dikurangi.

Teknologi bahan bakar fleksi pada motor Honda ini tidak dilengkapi dengan tangki bahan bakar kedua untuk start dingin seperti yang digunakan pada mobil. Oleh karena itu, Tangki CG150 Titan ini harus mempunyai paling kurang 20 persen bensin untuk mencegah terjadinya gangguan bila mesin dihidupkan pada suhu di bawah 15 derajat celsius. Untuk itu, pada panel instrumen motor telah ditambahkan alat yang akan memberitahu pengendara tentang komposisi campuran etanol dan bensin yang masih tersisa di tangki bahan bakar. Wah canggih bukan ?? Di Brasil Motor ini dijual seharga 32 juta (US$ 2.770 atau 6,340 Real Brasil).

CG150 Titan Mix tersebut dipasarkan di Brazil, dengan pertimbangan Brazil adalah produsen ethanol terbesar di dunia. Bahkan, saat ini Brazil juga menjadi satu-satunya negara yang hampir 90% kendaraan bermotornya menggunakan bahan bakar bioethanol.

Meski yang pertama memproduksi, Honda bukanlah produsen Sepeda Motor pertama yang mengembangkan teknologi bahan bakar fleksibel pada motor. Sebelumnya di tahun 2007, Produsen Motor Italia, Magneti Marelli telah mengembangkan teknologi bahan bakar bioetanol ke motor Kasinski Seta 125. Namun, entah mengapa sampai saat ini Motor tersebut belum kunjung dipasarkan …

Wah … kok motor ramah lingkungan ini belum nonggol di Indonesia yah? Padahal sumber daya alam kita sangat banyak untuk memproduksi Bioetanol. Khan lumayah petani sawit tidak perlu mengeluh lagi sawitnya tidak bisa diekspor. Kalau saja energi bioetanol ini bisa dipakai oleh sepeda motor, dapat dibayangkan berapa juta barrel minyak bumi yang dapat kita hemat dan alam kita dapat tetap lestari. Tidak seperti saat ini dimana mana berasap karena jumlah penjualan kendaraan bermotor terus meningkat dari tahun ke tahun.

Disini saya melihat tinggal political will dari pemerintah dalam menangani energi bioethanol sebagai bahan bakar alternatif. Selama ini sudah banyak investor yang berminta untuk berinvestasi memproduksi bioethanol namun investor tersebut bingung mau dipasarkan ke mana produksi bioethanol mereka mengingat belum banyak masyarakat yang memanfaatkan bioethanol sebagai energi alternatif. Disini pemerintah harus berperan dalam arti menghimbau pabrikan (ATPM) dalam memproduksi Sepeda Motor menggunakan bahan bakar Bioethanol. Bahkan kalau perlu pabrikan yang memproduksi kendaraan bermotor menggunakan bioethanol akan diberikan insetif khusus dari pemerintah.

Kita doakan aja suatu saat Bioethanol dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif kendaraan bermotor …. amin

April 2, 2009 at 1:51 pm 3 comments


2009

April 2009
M T W T F S S
« Mar   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Recent Posts

Top Clicks

  • None

Authors

Pages


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.