KONSUMEN VS LEASING

May 19, 2009 at 4:30 pm 47 comments

yamaha02Naiknya penjualan sepeda motor di Indonesia belakangan ini tidak terlepas dari peran serta lembaga pembiayaan (leasing). Bahkan menurut pengamatan saya 60% penjualan sepeda motor di Indonesia melalui jalur kredit yang dibiayai oleh pihak lembaga pembiayaan. Tidak heran kalau bisnis lembaga pembiayaan kemudian menjadi lahan yang subur untuk mengembangkan “uang”.

Hukum dagang : High return, High Risk ….. Hukum inilah yang berlaku untuk bisnis leasing. Sukses sebuah lembaga pembiayaan tidak hanya tergantung pada besarnya kredit yang berhasil disalurkan tapi yang lebih penting adalah bagaimana suatu lembaga pembiayaan dapat meminimalkan resiko (risk) dari penyaluran kredit tersebut. Maka wajar kalau bagian Penagihan (Collection) sangat patut pada aturan yang berlaku seperti yang tercantum dalam Kontrak Perjanjian Pembiayaan Konsumen.

logo_fifKondisi ekonomi Indonesia masih sangat baik, bahkan kemarin saya membaca pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 4.4%, lumayahlah dibandingkan negara lain yang pada minus. Sayangnya, harga komoditas seperti coklat, sawit, batubara anjlok karena permintaan dari luar negeri berkurang. PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) meningkat karena banyak pabrik khususnya untuk produk ekspor terpaksa harus berhenti beroperasi. Hal tersebut membuat kredit macet (bad debts) meningkat tajam pada tahun ini. Konsumen yang terlambat membayar terpaksa harus menyerahkan motornya kembali kepada pihak leasing. Disinilah masalahnya ???

bafDibeberapa media massa hari ini saya membaca bahwa YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) banyak mendapat keluhan dari konsumen terkait penarikan kendaraan oleh pihak leasing yang kebanyakan semena-mena. Sampai ada image bahwa lembaga pembiayaan terkesan arogan. Katanya, Pihak leasing akan langsung menarik Sepeda Motor kredit tersebut tanpa banyak pertimbangan. Benarkah?

Leasing berhak menarik Sepeda Motor Kalau semua yang dilakukan oleh pihak leasing telah sesuai dengan kausul yang ada di kontrak dan itu semua ada tata caranya.

headerfrontLeasing harus melewati beberapa prosedur. Prosedur yang paling mendasar adalah leasing mutlak menyampaikan surat peringatan sebanyak tiga kali. Bila surat peringatan sudah di kirim tiga kali dan tidak digubris oleh konsumen tersebut, baru penarikan akan dilakukan. Tidak sampai di situ, bila ingin menarik Sepeda Motor kredit, pihak leasing pun wajib berkoordinasi dengan lingkungan sekitar seperti RT dan RW setempat.

summitDalam hal terjadi keterlambatan yang disebabkan karena beberapa hal yang tidak terduga, menurut pengalaman saya pihak leasing dapat mempertimbangkan alasan keterlambatan dari konsumen dan Sepeda Motor tersebut tidak langsung ditarik. Ambil contoh, seorang pemilik sawit membeli motor “x” kredit 11 bulan. Saat membeli motor “x” harga sawit luar biasa tingginya. Tiba-tiba harga sawit anjlok, pemilik sawit tersebut pusing melunasi angsurannya yang sisa 6 bulan. Setelah diadakan negoisasi, “tenor” (jangka waktu) kreditnya dapat diperpanjang menjadi 35 bulan. Gampang khan ?? Prinsipnya dibutuhkan “kerjasama dan komunikasi” yang baik antara konsumen dan leasing.

womLeasing sebenarnya tidak suka menarik sepeda motor yang macet karena akan membuat laporan mereka “merah” .. Khan malu diadili bos besar. Disamping itu merepotkan lho … Maklum rata rata Sepeda Motor yang ditarik komponennya sudah tidak utuh lagi. Jadi kalau lancar ngapain harus cari pusing … Cuma kadang kelakuan konsumen aja yang sudah diluar batas, sudah salah mengatas namakan hukum lagi. Pusing ???

Supaya tidak terjadi salah paham antara konsumen dan leasing, ini gua kasih tips :
– Sesuaikanlah besarnya penghasilan Anda dengan besarnya jumlah angsuran yang harus dibayarkan setiap bulannya.
– Pastikan bahwa Anda telah membaca dan menerima duplikat asli Kontrak Perjanjian Pembiayaan Konsumen yang telah ditandatangani.
– Bayarlah selalu angsuran secara tertib dan tepat waktu, karena akan sangat membantu Anda dalam proses pengajuan kredit baru diwaktu yang akan datang.

Ok deh gini aja ulasan saya, ngomong ngomong mbak Sheila kerja di leasing yang mana yah ??? Tinggal nebak logo leasing diatas …

Entry filed under: motor. Tags: , , , .

KUPAS TUNTAS PRODUK TERBARU KAWAZAKI JUPITER Z MAU DIAPAKAN?

47 Comments Add your own

  • 1. SkywaveR  |  May 19, 2009 at 11:02 pm

    Klo gue mending ikut arisan motor drpd kredit.
    sorry mb sheila… :-)
    leasing mb sheila tampaknya bukan yg paling atas deh… ;-)
    #1

  • 2. justdeny  |  May 20, 2009 at 1:09 am

    @skywaver
    ente penghuni tetap warung ini ya…
    setiap ada post baru pasti 3 besar :-)

    @mbk sheila
    main tebak2an ya mbak, ntar lo bener dapat apa?
    tebak no 2 aja..

  • 3. Kecret  |  May 20, 2009 at 1:51 am

    hmmmmmm…. mending tebak no.3 dehhhhh, klo bener dapet apa neh?

  • 4. anton_ks  |  May 20, 2009 at 3:38 am

    kayaknya adira deh….
    heran jg ya….skr ini lagi jor2an harga kayak di iklan koran pagi ini ada yg jual motor baru dng uang muka 1,5 jt dapat bonus tv 29 inch
    lah ini apa nggak high risk???…
    misal gw beli pakai 3 bln nggak angsur trus motor ditarikpun gw nggak rugi karna dah dapat tv plus pakai motor 3 bln … & kalo perlu sebelum ditarik leasing gw pretelin dulu onderdilnya
    … gimana tanggapan mbak sheila?

  • 5. tores  |  May 20, 2009 at 5:21 am

    Kalo gw lbih baek nabung dloe dr pd beli motor kredit, scara gw ga pny penghasilan tetap jd ya kalo ada produk bru ya cm bisa ngiler ja dloe! Ampun deh kredit… tidur aja gw ga bs pules mikirin utang mulu!

  • 6. Karyawan yamaha  |  May 20, 2009 at 12:35 pm

    Bolehlah kalau leasing menang didunia.Makan tuch bunga kredit,makan tuch riba…Pasti leasingnya leasing yamaha ya…

  • 7. sheila090782  |  May 20, 2009 at 12:54 pm

    @anton_ks
    Dalam berapa bulan belakangan ini, AHM mulai berubah. Dimulai dari pengurangan stock didealer yang berdampak pada Honda harus merelakan tahtanya pada bulan April 2009.
    Saat ini DP revo mulai dijaga AHM ditandai dengan men-setup DP revo dinilai yang yang wajar yaitu 1.5 Jt. Dealer “dilarang” memberi subsidi.
    Bisakah Honda jualan tanpa subsidi ? Bisa, caranya memberi iming iming hadiah TV LG 21″ sebagai ganti subsidi.
    Berhasilkan taktik AHM? Jawabannya tergantung Dealer AHM .. Makanya AHM akan memberi sanksi kepada dealer yang berani melanggar instruksi AHM berupa
    1. Dikenakan denda sebesar 10 juta rupiah
    2. Stop alokasi selama sebulan
    3. Ditutup dealernya
    sadis banget ??? Yah begitulah jalannya kalau mau mengembalikan tahta, harus berkorban ….

  • 8. SkywaveR  |  May 20, 2009 at 1:57 pm

    @Justdeny
    he..he..
    disini asyik ng pusing baca postingannya.
    soale gue cuma pake HP.

    @mb sheila
    Tampaknya ADIRA deh…
    sory klo salah.

  • 9. SkywaveR  |  May 20, 2009 at 9:56 pm

    Bro anton,
    tebakan kita sama ya. ADIRA.
    Ntar klo bener, hadiahnya bagi 2 ya… ;-)

  • 10. iwansa  |  May 21, 2009 at 1:49 am

    Mbak sheila punya adik ga? …hayah

    adiknya kerja di leasing juga? hehe.. eh ya leasing adik mbak sheila apa?

    piye toh malah takon takon.

    Nebak leasing ya.. hmm satu leasing sama adiknya mbak sheila deh. GUBRAK.

  • 11. anton_ks  |  May 21, 2009 at 3:45 am

    @skywaver
    beresss…. kalo berujud fulus, kita sambangi mbak sheila… jiakakakaka

  • 12. SkywaveR  |  May 21, 2009 at 6:46 am

    @IWANSA
    U tetangganya sheila ya? tau aja…

    @anton
    ke manado…?
    ayo..
    skywave gue kuat ng nyampe sana. ;-)

  • 13. 4dw4rds  |  May 22, 2009 at 7:24 am

    btw masih bingung kreditnya KLX 150s:
    Harga 21.7 juta

    DP 4 juta, cicilan 35 bulan 882ribu.

    klo 882 ribu x 35 = 30.870.000

    plus DP jadi 34.870.000

    benarkah cara ngitung kredit begitu bro? kok jadi mahal banget yah dg kredit? harganya 21.7 juta, hasil akhirnya klo pake kredit jadi bayar 34,87 juta ??

    mohon pencerahannya mbak sheila apa benar kredit semahal itu…

  • 14. sheila090782  |  May 22, 2009 at 2:46 pm

    @4dw4rds
    Hitungan saudara sudah benar. Memang ada selisih jauh antara beli cash dan kredit. Apalagi bunga kredit dihitung flat selama jangka waktu kredit. Makanya kalau dibayangkan sungguh luar biasa keuntungan suatu perusahan pembiayaan kalau dapat memanage kredit macet (over due).

    Bunga diatas termasuk agak tinggi dibandingkan bunga yang diberikan untuk motor Honda dan Yamaha. Maklum dari segi risk (resiko) cukup besar mengingat harga jual kembalinya masih “kabur” mengingat motor ini termasuk baru. Nanti dengan berjalannya waktu dan resale valuenya ternyata bagus saya rasa leasing akan men-adjust bunganya.

    saran saya kalau punya uang lebih DPnya diperbesar aja agar lebih ringan

    thanks

  • 15. 4dw4rds  |  May 25, 2009 at 2:08 am

    makasih banyak pencerahannya bu Sheila, baru ngerti tyt faktor motor baru, harga jual kembali dll juga masuk ke analisis resiko :))

  • 16. killa  |  May 25, 2009 at 9:13 am

    mba sheila…..klo motornya kreditnya macet..trus motor saya taro di kalimantan..palangkarya kira2 debt collectornya mo ngambil ga barangnya

    kaya adira deh mba sheila

  • 17. sheila090782  |  May 25, 2009 at 1:13 pm

    @16
    saudara tinggal dimana dulu ???
    Cuma kalau didaerah palangkaraya leasing anda mempunyai kantor cabang mungkin aja diadakan penarikan dengan bantuan kantor cabang tersebut. Prinsipnya leasing akan mengamankan assetnya agar bad debts tidak besar besar amat.
    cuma kok motornya bisa kesasar sampai jauh sih ….

  • 18. ase vixie  |  May 27, 2009 at 5:06 pm

    hehehe…
    Hidup BAF…
    knp mba sheila, klo adira tuh pengen bersaing bgt sama BAF???khusus kredit YAMAHA…

  • 19. Eric Gastor  |  September 22, 2009 at 2:29 am

    halo mba sheila, lam knal ya..
    saya kbetulan dikasih tugas mengenai leasing motor, cm info yg saya dapat msh kurang, mkny mo minta tolong nih ama mba sheila dan dari tulisan2 yg mba buat saya rasa mba orang tepat.. :)
    1. penggunaan term yang tepat untuk kegiatan kredit motor yg berkembang sekarang ini apakah lebih tepat menggunakan kata “Leasing” atau “Pembiayaan Konsumen”? Dan apakah ada perbedaan diantara kedua term tsb?
    2. Berdasarkan tulisan diatas, terutama tentang penarikan motor, apakah proses penarikan disetiap perusahaan pembiayaan memiliki prosedur yang sama?
    3. Apakah terdapat pelatiihan prosedur yang dilakukan oleh marketing/sales perusahaan dalam melakukan penjualan?

    Great & Honor

    Eric

  • 20. sheila090782  |  September 22, 2009 at 1:15 pm

    @eric
    Pengunaan Term tergantung dari ART dari perusahan itu masing masing. Namun biasanya term yang sering digunakan adalah lembaga pembiayaan, finance company ataupun leasing.
    Proses penarikan motor tergantung kebijakan dari masing masing finance company yang mengacu pada peraturan perundang undangan yang berlaku di Indonesia.
    Tentu semua karyawan akan diberi pelatihan yang rutin mengenai prosedur yang berlaku di perusahan tersebut. Tidak hanya pelatihan, setiap pagi pasti ada briefing singkat yang terkadang digunakan untuk mempertegas prosedur yang berlaku dan wajib dilakukan oleh seluruh komponen perusahan
    semoga penjelasan saya dapat bermanfaat bagu saudara

  • 21. Andi Hasanuddin, SH  |  December 24, 2009 at 2:00 pm

    Hy Mba, salam Kenal yh..
    aq mw nanya soal BPSK yg mulai marak disuarakan oleh Konsumen2 yg Nakal, contohnya leasing vs konsumen,, layak kh di Bawa ke BPSK apa bila konsument ersebut memiliki itikad buruk dalam pengajuan kredit.???

  • 22. ria  |  May 11, 2010 at 4:08 pm

    mba sheila lam kenal ya….
    saya ambil kredit motor yamaha di BAF, sistem pembayaran kredit BAF kan dapat melalui BRI dan pada tgl 02/02/2010 saya melakukan pembayaran melalui BRI di slip setoran tercetak untuk pembayaran angsuran yg ke 26 tetapi saya dihubungi pada tgl 10/05/2010 oleh kolektor BAF bahwa saya belum melakukan pembayaran angsuran yg ke 25 & 26 dan pembayaran saya pada tgl 02/02/2010 oleh BAF diakui sbg pembayaran angsuran yg ke 24 dan catatan pembayaran yg tercetak di slip dikatakan sbg kesalahan sistem oleh BAF dan saya tetap harus membayar lg. kalo begini hal nya bukankah saya jadi harus bayar belipat ganda?. yg mau saya tanyakan adalah bukankah pembayaran tersebut langsung online antara BRI dan BAF? Bukankah data yg tercetak di slip setoran tersebut merupakan data yg berasal dari BAF? lalu kenapa bisa dikatakan kesalahan sistem? Mohon pencerahannya mba Sheila…. Thanks…..

  • 23. wulan  |  June 1, 2010 at 1:28 am

    Tidak puas dlm pelayanan yg diberikan FIF krn kami kredit motor di FIF dgn niat baik untuk melangsungkan kerja sama yg baik,ttp apa yg kami dapatkan kami malah tertekan dgn adanya sistem FIF dengan kebijakan yg kurang berkenan,kami memang kredit di FIF sudah mengetahui ketentuan yg FIF buat sebelum kami menandatangani kontrak,awalnya kenapa waktu kami baru mempunyai tunggakan 1 bulan dan kami berniat untuk membayar sekaligus 2 bln,berikut dendanya,tiba-tiba dalam waktu belum jatuh tempo kami masuk 2 bln dalam pembayaran,kami sudah didatangi kolektor yg akan menarik motor kami,dan kami boleh menebus motor kami tersebut apabila ada uangnya,sebelumnya kami tidak diperbolehkan membayar 1 bulan dulu atau kalau tidak kami diharuskan memberi uang sebesar Rp. 500 ribu,untuk apa itu dan prosedur dari mana,dari pihak FIF pun pernah mengatakan bahwa jika saya sudah masuk jatuh tempo 2 bln pihak FIF pun pernah memberikan solusi setiap masuk jatuh tempo 2 bln kami harus membayar 2 bln sekaligus,lalu akhirnya kita ikuti aturannya dan kami bayar berikut denda berjalannya,tetapi saat ini kami memang berniat untuk membayarnya lsg 2 bln saja walaupun denda yang harus kami bayar besar,selagi saya menyangupi untuk membayar dan menyelesaikan pembayaran angsuran motor kami,kenapa kami harus selalu dipersulit,toh saya mengambil kredit motor pun ada jaminannya DP, setiap denda pun kami bayar,dan BPKP pun kita belum bisa terima,sampai urusan kami selesai dengan pihak FIF.Untuk itu kami mohon pertimbangannya tolong untuk dibenahi sistim yang digunakan FIF sekarang dan tolong di audit khususnya sistim FIF cabang,juga tolong untuk memaklumi setiap pembayaran yang telat,karena dalam hidup itu kita pasti menghadapi sesuatu yang mendadak khususnya dalam keuangan,kami pun mempunyai pengalaman itu pun menjadi suatu hal knp kami menjadi telat membayar,pada waktu ke kantor FIF tiba-tiba uang yang memang diperuntukan untuk membayar angsuran hilang,entah mungkin copet sudah mengincar saya waktu saya ingin membayar angkot.Oleh sebab itu apa yang harus dilakukan lagi uang yang kita pentingkan untuk bayar motor ya harus kita ikhlaskan.Apakah langsung begitu saja kami dapatkan uang kembali,itulah sebabnya kami sekali lagi meminta kebijaksanaan dari pihak FIF.

  • 24. Ananda  |  July 29, 2010 at 3:53 pm

    Mbak, dikontrak saya kredit motor 35 bulan.
    Dibuku tertulis tenor 29 bln, pernyataan itu artinya apa?
    Apakah tenor 29 bln itu kredit yg terakhir?
    Mohon pencerahan, thx mbak :)

  • 25. adrian  |  March 14, 2011 at 3:54 am

    mba saya mau tanya ,, andaikan kita pinjam uang di leasing ,,,durasi pinjaman kita 2 tahun ,,dan pada bulan ke 5 saya mau melunasinya,,,apakah memang harus di bayar semuanya( pinjaman 4 jt,,cicilan 310 perbulan,,,total yang harus di bayar jadi 6,200,000

  • 26. adrian  |  March 14, 2011 at 3:55 am

    mba saya mau tanya ,, andaikan kita pinjam uang di leasing ,,,durasi pinjaman kita 2 tahun ,,dan pada bulan ke 5 saya mau melunasinya,,,apakah memang harus di bayar semuanya( pinjaman 4 jt,,cicilan 310 perbulan,,,total yang harus di bayar jadi 6,200,000,,

  • 27. aar  |  September 9, 2011 at 2:05 pm

    mbak, apa bisa motor yang belum lunas kredit di jual ke pihak leasing kembali? Mohon jawabanya, bs lgsng ke email

  • 28. Fahlevi  |  October 19, 2011 at 1:01 am

    Mba saya mw tanya…sbtlnya batas penarikan utk sepeda motor di adira itu brp lama?lalu biaya pembatalan penarikan itu apa?

  • 29. Sawo Matang  |  January 3, 2012 at 10:11 am

    bagaimana enaknya yang penting tidak bermasah akhirnya

  • 30. Fiki  |  March 19, 2012 at 3:30 am

    Maaf…sepertinya wacana ini salah persepsi. Saya yakin kalau ini masalah pembiayaan konsumen (consumer finance). Yang dimaksud pembiayaan konsumen adalah suatu lembaga pembiayaan yang bergerak di bidang pengadaan barang untuk kebutuhan konsumen dengan sistem pembayaran secara angsuran atau berkala. Konsep leasing yang benar adalah sewa menyewa barang untuk usaha yang selama masa sewa kepemilikan barang masih di tangan penyewa (lessor) yang pada akhir masa sewa penyewa (lessee) diberi hak opsi untuk memperpanjang masa sewa atau membeli barang sewa tersebut. Banyak orang salah persepsi dan belum bisa membedakan leasing dgn pembiayaan konsumen (consumer finance). Hukum nya kan berbeda. Saya pernah membantu menulis buku tentang leasing di sebuah penerbit. Mohon ditinjau ulang dengan teori yang benar ya…

  • 31. weee  |  May 26, 2012 at 4:41 pm

    semuanya tergantung niat dari konsumen, perusahaan pembiayaan tidaklah salah, karena konsumen sudah tau berapa cicilan yang harus di bayar setiap bulannya,

  • 32. weee  |  May 26, 2012 at 4:49 pm

    kebanyakan dari kita hanya berpikir pendek, pengen motor tapi tidak memikirkan jangka pangjangnya,begitu sudah dapat motor pusing untuk bayar setiap bulanya,klo saran saya sebelum kredit ,motor mendingan pikir matang-matang karena ada resiko yang harus ditanggung
    1. telat bayar denda
    2. gak bayar-2 motor ditarik
    3. klo dah ditarik ngajuin lagi gak bisa
    itulah resikonya mendingan beli cas adja dech…………

  • 33. adit  |  July 31, 2012 at 8:19 am

    Ntu nyang logonya dibikin paling gede disini…….OTO KREDIT MOTOR

  • 34. galau  |  November 26, 2012 at 2:47 am

    Kog adira langsung ngambil aj y?? Katanya 3x surat peringatan,,,

  • 35. Rindy^_^ (@RienaNovianti)  |  April 14, 2013 at 3:46 am

    pasti kreditnya di wom. karena dari semua finco diatas yang bisa merubah status tenornya hanya di wom.

  • 36. dono  |  June 19, 2013 at 2:28 am

    Anda kalau comen kok menurut saya terlalu memihak salah satu,,, maksud konsumen saya rasa kondisi di lapangan, kalau mendengar kolektor yang arogan tak tau aturan mentang konsumen kredit main pintas,,, leasing kan Ada analisisnya kalau tau konsumennya nggak layak kenapa diberi pinjaman kalau nggak mau yaudah gitu aja kok report .konsumen mau terus belum kalau marketingnya ngrayu biar ambil motor lewat kredit jangan akhir yang dilihat gan awalnya juga jadi nggak salah kaprah OK tanks gan maklum orang marketing.g jug a gan kasihan konsumen yang nggak tau

  • 37. Endang alfian  |  September 13, 2013 at 9:17 am

    Segitu tega nya lising maen tarik aja!
    Kan nyari duit gk gampang
    (Bairin lah buat celengan ntar d “AKHIRAT”

  • 38. rendy  |  October 3, 2013 at 5:43 am

    ah itumah.mihak ke leasing, pribadi q pake hukum negara, meskipun macet, mtor tetep saya pake to. kalo ada yg mau narik dari pihak leasing, q mah tinggal liat sertifikat fiducia’y aja. sorry

  • 39. nangin bre itingx (@nanginbreitingx)  |  November 25, 2013 at 3:37 pm

    Makanya lo lo pada punya tanggung jwb dong ,, kan sebelum motor turun udah ada perjanjian yg di buat antara leasing dan pihak konsumen ,, udah di kasih kepercayaan juga gk di gunain dengan benar ,, pada mati aja sana …
    Klw masalah bunga itu hak leasing , toh gk ada paksaan ini kok dari pihak leasing buat ngambil motor ,, kan atas dasar senang sama senang x pak & mbak bro ,, klw emang kira” gk kuat buat bayar angsuran , ngpain di ambil ,, dasar emang manusia sekarang gengsinya doang pada tinggi ,, kemampuan nol besarrrrrrr ….

  • 40. roemahbajakana  |  November 26, 2013 at 10:08 am

    Says sarankan sebaiknya jangan membeli kendaraan secara kredit lewat leasing,karena bpkb ditahan leasing, lebih bail ajukan kredit tanpa agunan senilai kendaraan yg mau dibeli, baru kemudian beli cash, keuntungannya, and a pegang sendiri bpkb aslinya.kendaraan anda a man talk akan dikejar kejar until ditarik leasing. Dadah leasing ….!

  • 41. Jongkerman  |  February 19, 2014 at 4:53 pm

    1. OTO Finance berikan motor baru dari showroom resmi honda ?
    2. Jika tidak apakah ada jaminan motor itu baru ?
    3. Jika motor tersebut rusak apakah OTO Finance bertanggungjawab selama masa kredit masih berlaku ?
    4. Maksudnya uang muka & pembayaran pertama apa ? Apakah bayar dua-duanya+angsuran perbulan ?
    5. Jika motor hilang, apakah ada asuransi ?
    6. Motor diambil di showroom atau kantor cabang OTO ?
    7. OTO membantu pengurusan pembuatan plat kendaraan & pajak ?
    8. apakah harga tersebut sudah dimasukkan pajak Awal kendaraan ?
    Terima kasih tolong dipublikasikan biar calon nasabah tidak binggung.

  • 42. BRAM IRIANTO  |  April 1, 2014 at 11:30 am

    Mbak Sheila, mohon tanya :

    1. Berapakah denda yang harus di bayarkan kalau terlambat mengangsur angsuran kredit sepeda motor di “Leasing FIF” ?
    Misal : Besaran angsuran per bulan Rp 598.000,–. Lamanya keterlambatan 4 (Empat) hari. Jenis kreditnya “SYARI’AH”.

    2. Kemanakah kita bisa mengadukan terhadap keidak puasan pelayanan yang diberikan Leasing FIF cabang Kabupaten/Kota ?

    Sekian dan terima kasih.

  • 43. maz ryand  |  May 6, 2014 at 4:14 am

    Kalau motornya hilang atau kena gendam dan suratnya trbawa smua oleh pencuri itu gimna

  • 44. yonnk  |  May 23, 2014 at 8:00 am

    lising bikin pusing 1 hari – 6 hari Tlp Berdering, ane sanggup bayar denda klw Emang itu syrat Nya…. Cz ane sanggupin bayar denda, eh dari pihak pake ancaman motor mita Ditarik jatuh tempo baru 4 hari.. Ni aneh,kin pihak lising tau motor masih Gres.klw ga ada mutasi pihak ke 3. cuma Otak lising yang Tau….

  • 45. Rudy Anton  |  June 10, 2014 at 7:09 am

    gimana mb kalo motor yang udah Lunas di Sweeping Juga sama FIF dan di bilang motor bermasalah. begitu dapat print out dari FIF Pada Ngacir tuh DEBT COLLECTOR…Apa kata dunia PUNYA DEBT COLLECTOR GOBLOK ALIAS BODOH BIN TOLOL..PECAT AJA JADI DEBT COLECTOR UPDATE DATA DOONG..JANGAN UPDATE STATUS FACEBOOK DOANG…MEMALUKAN…

  • 46. fery  |  June 12, 2014 at 4:56 am

    Kalo bleh Tanya gmn ya saya rajin bayar kridit bahkan sblm wktunya sdh saya bayar tp satu bulan ada pgawai yang Nilep uang yg sya byarin Dan itu ketahuan di bln brktnya saya d dtngin pegawai lesing akhirnya ktahuan sapa yg. Nilep nh tp sya mlh d sruh byar lg …klo pengen bpkbnya keluar jd klo gni sya dong jd nya yg slah pdhl pegawainya yg nilep setrn sya. Tp pihak leasing ga mau ngluarn bpkb sya ..
    ITU gmn ya…nh sya yg error apa pgawai lesinggnya atau sistimnya….bgn…ampe skarang blm kelal2,,….

  • 47. Julius  |  July 7, 2014 at 7:50 pm

    Hai mba Shella, thread ini sangat membantu sekali, kebetulan ada yang ingin saya tanyakan kepada mba Sheila sebagai pihak leasing. saya ada kredit di OTO finance, yang ingin saya tanyakan, adakah denda per hari dari pihak OTO finance? dan kalo ada berapa persen bunganya per hari? Boleh berikan rincian cara perhitungannya? Terimakasih sebelumnya, mohon dibantu ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


2009

May 2009
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Recent Posts

Pages


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: