Archive for May, 2009

ADUH BERISIK SEKALI ………

Pernahkah Saudara terbangun pada malam hari karena mendengar suara bising dari Knalpot Sepeda Motor? Bagi kita yang biasa tinggal didaerah perumahan mungkin hal ini jarang kita jumpai namun di daerah perkotaan hal ini akan menjadi hal yang “lumrah”. Belum lagi ruas-ruas jalan yang dijadikan balapan liar pada malam hari. Pengalaman seperti ini saya alami ketika berkunjung ke Samarinda beberapa hari yang lalu. Suara knalpot sepeda motor dari luar hotel bising banget sampai semalaman gue jadi susah tidur.

Berkaca dari pengalaman diatas saya mengusulkan agar pemerintah seharusnya mempunyai standarisasi tingkat kebisingan knalpot (noise) seperti yang saat ini juga sedang diusulkan oleh Federation of Asian Motorcycle Industries (FAMI).

Tahun 2007 lalu, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sebenarnya pernah mengajukan konsep agar tingkat kebisingan knalpot sepeda motor baru yang diproduksi mulai 2008 kebawah dengan mesin di bawah 125 cc harus 85 desibel. Sedangkan, sepeda motor dengan mesin di atas 125 cc, tingkat kebisingannya sebesar 90 desibel.

Namun, tingkat kebisingan sepeda motor yang diproduksi mulai 2008 ke atas harus berkurang menjadi 80 desibel untuk mesin dibawah 125 cc dan 85 desibel untuk mesin di atas 125 cc.

Sayangnya sampai saat ini pembicaraan mengenai konsep tingkat kebisingan knalpot menghilang di telan waktu.

Kalau Sepeda Motor baru saya yakin standar kebisingan knalpot masih dalam tataran yang wajar namun bagaimana dengan motor modifikasi dimana sang empunya motor telah menganti knalpotnya ?? Itu yang menjadi masalah …. Kadang sih mereka tidak sadar aja kalau itu akan menganggu ketenangan masyarakat pada umumnya.

Menjelang Pemilu mungkin “isu” ini dapat diperhatikan oleh Calon Presiden. Siapa tahu “isu” ini akan menarik perhatian masyarakat. Apalagi isu lingkungan dan peningkatan Kualitas Hidup Manusia Indonesia akan menjadi salah satu topik dalam debat capres/cawapres menjelang Pilpres nanti.

Kalaupun seandainya presiden terpilih nantinya setuju mengenai standarisasi noise dan mulai membuat rancangan UU noise, maka beliau beserta jajarannya seharusnya konsisten untuk menerapkannya dan menjadi pengawas. Jangan cuma sekedar “dijanjikan” pada awalnya dan kemudian hilang ditelan bumi. Biasalah Undang Undang ada tapi tidak lagi diawasi….

Kapan yah tidurku bisa enak dihotel tersebut ????

Advertisements

May 28, 2009 at 3:52 pm 7 comments

AKANKAN ROSSI JUARA DI MUGELLO?

header_bgSaya rasa judul diatas tidak akan terlalu mengagetkan kita semua mengingat Valentino Rossi memang selalu tampil “lebih dari super” di Mugello. Meraih tujuh kemenangan berturut-turut di sirkuit berkarakter cepat tersebut. Dengan prestasi seperti itu, tak heran bila bintang Fiat Yamaha itu pulang ke tanah kelahirannya sebagai unggulan utama.

Dan tahun ini, Rossi tentu punya motivasi ekstra untuk meneruskan rekor kemenangan tersebut mengingat dalam lomba terakhir di Le Mans, Prancis, dia membuat kesalahan langka, terjatuh dan gagal meraih poin.

Untuk menghentikan rekor Rossi, kecepatan motor sangatlah menentukan. Dan melihat karakter Mugello yang cepat, satu-satunya pabrikan yang mungkin mampu menghadang Rossi adalah pabrikan tuan rumah, Ducati. Khususnya lewat Casey Stoner.

Mugello memiliki trek lurus terpanjang di MotoGP, mencapai lebih dari 1,2 km. Dan semua penggemar MotoGP tahu, soal top speed, Ducati masih jagonya.

Atau, Melandri akan membuat terus menerus membuat kejutan. Wah MotoGP bakal semakin seru nih ………….

May 28, 2009 at 2:49 pm 7 comments

KOK ADA YANG GAGAL? APA PROSESNYA SALAH? (BAGIAN 2)

Berlawanan dengan traditional innovation yang telah gue bahas sebelumnya (BACA: KOK ADA YANG GAGAL? APA PROSESNYA SALAH? BAGIAN 1), banyak perusahaan-perusahaan diluar industri Sepeda Motor sekarang yang telah bergerak ke experience innovation yang lebih consumer-centric, di mana perusahaan memberi peluang yang sebesar-besarnya kepada konsumen untuk terlibat aktif mengembangan produk baru contohnya starbucks dan Nike.

Experience innovation inilah yang kemudian menjadi dasar co-creation yang didefinisikan sebagai proses kolaborasi yang kuat antara produsen dan konsumen dalam pengembangan produk baru. Kenyataannya, apabila Perusahaan sudah menjalankan proses co-creation dengan baik maka value dari produk tersebut akan lebih baik dari produk yang dihasilkan melalui traditional innovation.

Pasar yang semakin horizontal dan terbuka karena didorong perkembangan teknologi informasi terutama internet mengakibatkan proses co-creation semakin menemukan momentumnya karena internet mampu menyediakan platform yang memungkinkan interaksi antara perusahaan dan konsumen semakin mudah. Tidak heran kalau banyak ide dan saran dari blogger saat ini menjadi masukan bagi ATPM dalam pengembangan sepeda motor baru. Bahkan, terjadinya perang kata-kata diberbagai blog disinyalir menjadi ajang “oknum” ATPM untuk mencari tahu sisi positif dan negatif dari produk mereka.

Kemajuan teknologi informasi mendorong perilaku konsumen ikut berubah di mana mereka menuntut semakin dilibatkan dalam pengembangan sepeda motor baru sehingga ATPM mau tidak mau “dipaksa” untuk semakin melibatkan konsumen dalam pengembangan produk baru.

Sayangnya belum ada ATPM di Indonesia yang mempunyai “ruang” khusus di dunia maya untuk menampung aspirasi konsumen dalam mengembangkan sepeda motor baru seperti yang dilakukan Starbuck yang menggunakan mystarbucksidea.force.com untuk mencari ide dalam pengembangan produk mereka. Nike menggunakan NIKEid.com yang memungkinkan konsumen mendesain sendiri sepatu dan kaos yang mereka inginkan.

Kalau perusahaan dan konsumen sudah bisa berinteraksi dengan langsung, pertanyaannya adalah bagaimana peran riset pasar dalam co-creation?. Dalam traditional innovation, riset pasar yang paling sering digunakan adalah riset konvensional seperti focus group discussion dan survei.

Focus Group Discussion biasanya digunakan untuk Brainstorming eksplorasi ide-ide baru dan untuk produk tes, sementara survei digunakan untuk mengetahui peluang pasar dan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk baru yang akan diluncurkan.

Dalam co-creation, penggunaan teknik-teknik riset konvensional tidak cukup lagi karena riset konvensional menempatkan konsumen sebagai pihak yang pasif menunggu apa yang akan ditanyakan oleh produsen berlawanan dengan semangat co-creation yang menuntut konsumen yang lebih aktif (nah, disini pertanyaan yang diajukan banyak dalam bentuk essay, jadi lebih subjektif jawaban yang didapatkan).

Karena itu R&D dari ATPM seharusnya merubah paradigmanya dari yang semula sebagai “interogator” menjadi seorang “fasilitator” yang lebih banyak mendengar dan memfasilitasi interaksi antara ATPM dan konsumen.

Pertanyaannya, kalau ATPM menjalankan proses diatas? Apakah sudah tidak akan ada lagi produk gagal? Wah… susah deh jawabannya … Cuma tidak ada salahnya mencoba, toh perusahan multinasional telah melaksanakan dan buktinya mereka SUKSES SELALU …….

May 27, 2009 at 1:25 pm 5 comments

KOK ADA YANG GAGAL? APA PROSESNYA SALAH? (BAGIAN 1)

honda-cs11Proses pengembangan Sepeda Motor baru oleh ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) selalu menarik untuk disimak dan tentunya senantiasa ditunggu tunggu. Seperti proses melahirkan seorang bayi, pengembangan Sepeda Motor baru oleh ATPM merupakan tahapan proses yang penuh dengan tantangan dan berisiko tinggi. Pertanyaannya apakah produk yang dilahirkan akan sukses diterima oleh konsumen? Buktinya banyak produk baru ATPM yang disanjung sanjung diawal peluncurannya justru mengalami penjualan yang “mengecewakan”, contohnya ….. (diisi sendiri deh supaya tidak terjadi “perang” alias gue netral deh. Soalnya tidak ada ATPM yang luput dari hal ini).

Karena begitu berisikonya, proses pengembangan Sepeda Motor biasanya akan melibatkan konsumen. Secara umum proses pengembangan Sepeda Motor baru selama ini melalui berbagai tahap. Tahapan-tahapan pengembangan Sepeda Motor baru yang biasa dilakukan oleh ATPM adalah sebagai berikut:

hal04-05-ymh05-vega-zr-298x300Tahap awal adalah “Discovery” yang meliputi Idea Generation and Screening. Pada tahap ini biasanya dimulai dari studi pasar terkait dengan tren pasar, identifikasi perilaku konsumen, dan eksplorasi kebutuhan konsumen. Karena itu di fase ini peran riset pasar sangat menentukan. Riset pasar yang paling sering digunakan adalah riset konfensional seperti focus group discussion dan survei melalui questioner. Dari berbagai ide dasar yang didapatkan dari tahap idea generation kemudian akan disaring untuk mendapatkan ide yang relevan dengan Sepeda Motor yang akan di kembangkan.

Tahap berikutnya adalah “Development” yang meliputi Concept and Product Testing. Pada tahap ini tim R&D mulai menyusun berbagai alternatif konsep Sepeda Motor yang akan diluncurkan termasuk fitur dan value added yang akan didapatkan oleh konsumen, di mana alternatif konsep tersebut akan diuji kepada konsumen untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap berbagai alternatif konsep Sepeda Motor. (catatan: ATPM yang ada di Indonesia sering mengambil “konsep” dari teman pabrikan yang sama diluar negeri seperti Thailand makanya tak heran kalau produknya kadang 80% dijiplak konsepnya).

Tahap terakhir adalah “Commercialization” yang meliputi Product Launch and Evaluation. Setelah ATPM memutuskan Sepeda Motor yang akan diluncurkan, maka tahap ini adalah tahap yang paling krusial karena di tahap inilah ATPM akan mulai memperkenalkan dan mengomunikasikan Sepeda Motor tersebut ke pasar.

Kalau diperhatikan proses pengembangan Sepeda Motor yang ada di Indonesia sekarang, melalui proses yang tergambarkan di atas dimana ATPM memegang “faktor kendali” yang paling sentral. Semua proses pengembangan Sepeda Motor baru masih dikendalikan oleh ATPM, sementara konsumen ditempatkan sebagai subjek yang hanya dimintai opini terhadap produk tersebut. Inilah yang kemudian disebut sebagai Traditional New Product Development (NPD).

Hal diatas saya nilai wajar mengingat rata-rata Sepeda Motor yang diluncurkan di Indonesia hanya “dijiplak” dari model-model atau fitur-fitur yang selama ini telah diluncurkan diluar negeri khususnya Thailand yang selama ini menjadi trend setter industri Sepeda Motor Di Asean.

Kelemahan dari proses diatas adalah konsumen dalam menjawab questioner kadang “terkesan” telah diarahkan pada opini tertentu. Maklum kebanyakan questioner yang diajukan kebanyakan dalam bentuk multiple choice, dimana alternatif jawaban kadang sudah tersediakan. Seorang kawan dibagian survey bercerita bahwa questioner sengaja dibuat multiple choice karena kalau dalam bentuk essay, banyak pertanyaan yang tidak diisi. Alasannya, orang yang disurvey tidak punya ide untuk menjawab oleh karenanya dibutuhkan bantuan pilihan, repot !!!! Gimana mau mendapatkan produk yang betul betul berkualitas dan menghasilkan penjualan yang WOWWWWWWWWWW kalau caranya begini

May 24, 2009 at 3:22 pm 7 comments

JUPITER Z MAU DIAPAKAN?

Yamaha Logo2Setelah sukses dengan Vega ZR yang diluncurkan pada awal tahun ini, YMKI rencananya akan segera meluncurkan model model terbarunya untuk mengukuhkan dominasi Yamaha dikancah industri sepeda motor tanah air. Menurut sumber YMKI yang layak dipercaya pada bulan Juli 2009 mereka akan mengeluarkan varian terbaru motor sport pendamping Vixion, sementara untuk mesin 250 cc direncanakan pada bulan Desember 2009. Sementara itu untuk type yang lain, YMKI dikabarkan akan segera meluncurkan versi terbaru untuk Mio dan Jupiter Z. Untuk kedua type ini dipastikan bukan hanya sekedar “facelift” karena teman saya tadi pagi sempat ikut menguji performan mesin kedua motor tersebut. Sayang menurut teman saya, Modelnya masih belum begitu kelihatan mengingat body motornya masih dicat hitam polos.

Juara%203_JD_Fachmi%20R__DSC0145Kali ini ada baiknya saya membahas lebih banyak mengenai Jupiter Z, karena motor terbaru lainnya masih “kabur” (nanti kalau sudah dapat info saya akan bahas lebih detail untuk yang lainnya). Teknologi yang dipakai pada Jupiter Z ini akan memakai mesin yang sekarang dipakai pada Vega ZR yakni 115 cc. Namun seperti halnya Jupiter Z yang ada saat ini, New Jupiter Z tersebut akan disetting agar dapat tetap melaju dengan lincah dan cepat.

Adapun tujuan diadakah perbaharuan pada Jupiter Z ini menurut versi manajemen YMKI adalah sebagai berikut :
1. Jupiter Z sudah mencapai posisi di penghujung life cycle product
2. Menghadang “laju” Honda Blade dengan memberi value added kepada konsumen yakni mesin 115 cc

Katanya, Jupiter Z sudah mencapai posisi di penghujung life cycle product, apa benar ??? Tergantung dari sudut pandang mana. Namun harus diingat bahwa penjualan Jupiter Z mencapai 133.014 unit untuk empat bulan pertama tahun 2009 ini. Kalau dibandingkan dengan penjualan kompetitornya, Honda Blade, yah jelas beda donk … Lawan Jupiter Z yang lama aja Blade tidak mampu kok ??

UP4Lalu kalau Jupiter Z terbaru dikeluarkan Blade tambah “keok” donk ??? Belum mesti sih …. Banyak Motor yang justru diperbaharui justru versi lamanya masih diminati, contohnya Honda Tiger tuch ….. Karena perubahannya “aneh” akhirnya Honda harus menyerahkan tahta sebagai raja motor sport kepada Yamaha. Kejadian yang sama juga bisa saja terjadi pada Jupiter Z terbaru kalau saja R&D YMKI salah mengantisipasi keinginan pasar.

Saya teringat dengan kasus Vega R yang mau “dimatikan” oleh YMKI menyusul dikeluarkannya Vega ZR. Fakta yang saya dapatkan ternyata konsumen masih banyak yang menyukai Vega R. Buktinya, Vega R terjual sebanyak 17.415 unit ditahun 2009 tanpa didukung oleh promosi yang hebat seperti halnya Vega ZR. Banyak konsumen yang kecewa dengan lampu sein yang terdapat pada Vega ZR.

Menurut saya, suatu kerugian bagi YMKI yang terkesan terburu buru ingin mengakhiri Vega R. Kalau jumlah produksi dan promosi masih kontinue, saya yakin penjualan masih akan bagus … Cuma mungkin YMKI punya pertimbangan lain, efesien ???

Untitled-1 Untuk meluncurkan Jupiter Z terbaru saya melihat YMKI terkesan hati hati. berbagai survey dilaksanakan pada beberapa bulan terakhir ini. Apakah lampu burung hantu mau tetap dipertahankan sebagai ciri khas Jupiter Z? Apakah mesin Vega ZR layak untuk dipakai pada Jupiter Z terbaru ini ?? Dan masih banyak lagi deh …. Yang pasti, \YMKI ingin tahu aspirasi dari konsumen.

Konon katanya YMKI tidak akan buru buru mematikan Jupiter Z lama. Kali ini, mereka akan tetap mempertahankan Jupiter Z lama disamping mengenjot penjualan Jupiter terbaru. Berdiri didua kaki apakah akan efesien ???

Yah cuma konsumen yang akan menjawab …………. Mungkin komentar anda akan berguna bagi YMKI.

May 22, 2009 at 3:55 pm 52 comments

KONSUMEN VS LEASING

yamaha02Naiknya penjualan sepeda motor di Indonesia belakangan ini tidak terlepas dari peran serta lembaga pembiayaan (leasing). Bahkan menurut pengamatan saya 60% penjualan sepeda motor di Indonesia melalui jalur kredit yang dibiayai oleh pihak lembaga pembiayaan. Tidak heran kalau bisnis lembaga pembiayaan kemudian menjadi lahan yang subur untuk mengembangkan “uang”.

Hukum dagang : High return, High Risk ….. Hukum inilah yang berlaku untuk bisnis leasing. Sukses sebuah lembaga pembiayaan tidak hanya tergantung pada besarnya kredit yang berhasil disalurkan tapi yang lebih penting adalah bagaimana suatu lembaga pembiayaan dapat meminimalkan resiko (risk) dari penyaluran kredit tersebut. Maka wajar kalau bagian Penagihan (Collection) sangat patut pada aturan yang berlaku seperti yang tercantum dalam Kontrak Perjanjian Pembiayaan Konsumen.

logo_fifKondisi ekonomi Indonesia masih sangat baik, bahkan kemarin saya membaca pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 4.4%, lumayahlah dibandingkan negara lain yang pada minus. Sayangnya, harga komoditas seperti coklat, sawit, batubara anjlok karena permintaan dari luar negeri berkurang. PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) meningkat karena banyak pabrik khususnya untuk produk ekspor terpaksa harus berhenti beroperasi. Hal tersebut membuat kredit macet (bad debts) meningkat tajam pada tahun ini. Konsumen yang terlambat membayar terpaksa harus menyerahkan motornya kembali kepada pihak leasing. Disinilah masalahnya ???

bafDibeberapa media massa hari ini saya membaca bahwa YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) banyak mendapat keluhan dari konsumen terkait penarikan kendaraan oleh pihak leasing yang kebanyakan semena-mena. Sampai ada image bahwa lembaga pembiayaan terkesan arogan. Katanya, Pihak leasing akan langsung menarik Sepeda Motor kredit tersebut tanpa banyak pertimbangan. Benarkah?

Leasing berhak menarik Sepeda Motor Kalau semua yang dilakukan oleh pihak leasing telah sesuai dengan kausul yang ada di kontrak dan itu semua ada tata caranya.

headerfrontLeasing harus melewati beberapa prosedur. Prosedur yang paling mendasar adalah leasing mutlak menyampaikan surat peringatan sebanyak tiga kali. Bila surat peringatan sudah di kirim tiga kali dan tidak digubris oleh konsumen tersebut, baru penarikan akan dilakukan. Tidak sampai di situ, bila ingin menarik Sepeda Motor kredit, pihak leasing pun wajib berkoordinasi dengan lingkungan sekitar seperti RT dan RW setempat.

summitDalam hal terjadi keterlambatan yang disebabkan karena beberapa hal yang tidak terduga, menurut pengalaman saya pihak leasing dapat mempertimbangkan alasan keterlambatan dari konsumen dan Sepeda Motor tersebut tidak langsung ditarik. Ambil contoh, seorang pemilik sawit membeli motor “x” kredit 11 bulan. Saat membeli motor “x” harga sawit luar biasa tingginya. Tiba-tiba harga sawit anjlok, pemilik sawit tersebut pusing melunasi angsurannya yang sisa 6 bulan. Setelah diadakan negoisasi, “tenor” (jangka waktu) kreditnya dapat diperpanjang menjadi 35 bulan. Gampang khan ?? Prinsipnya dibutuhkan “kerjasama dan komunikasi” yang baik antara konsumen dan leasing.

womLeasing sebenarnya tidak suka menarik sepeda motor yang macet karena akan membuat laporan mereka “merah” .. Khan malu diadili bos besar. Disamping itu merepotkan lho … Maklum rata rata Sepeda Motor yang ditarik komponennya sudah tidak utuh lagi. Jadi kalau lancar ngapain harus cari pusing … Cuma kadang kelakuan konsumen aja yang sudah diluar batas, sudah salah mengatas namakan hukum lagi. Pusing ???

Supaya tidak terjadi salah paham antara konsumen dan leasing, ini gua kasih tips :
– Sesuaikanlah besarnya penghasilan Anda dengan besarnya jumlah angsuran yang harus dibayarkan setiap bulannya.
– Pastikan bahwa Anda telah membaca dan menerima duplikat asli Kontrak Perjanjian Pembiayaan Konsumen yang telah ditandatangani.
– Bayarlah selalu angsuran secara tertib dan tepat waktu, karena akan sangat membantu Anda dalam proses pengajuan kredit baru diwaktu yang akan datang.

Ok deh gini aja ulasan saya, ngomong ngomong mbak Sheila kerja di leasing yang mana yah ??? Tinggal nebak logo leasing diatas …

May 19, 2009 at 4:30 pm 61 comments

KUPAS TUNTAS PRODUK TERBARU KAWAZAKI

Kali ini saya akan mengulas lebih detail lagi mengenai seluk beluk KLX 150 dan D-Tracker X 250 yang baru diluncurkan Sabtu lalu. Saya sebenarnya sudah pernah mengulas hal tersebut sebelumnya (lihat: “KLX 150, WAH MAKIN BANYAK PILIHAN” dan “D-TRACKER X JAGOAN TERBARU KAWAZAKI” ) namun info yang saya tulis saat itu masih minim. Kali ini mari kita membahasnya lebih tuntas.

107474Lama tak terdengar beritanya, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) akhirnya merilis sepeda motor KLX 150 dan D-Tracker X 250 yang bermain di segmen sepeda motor trail. Segmen yang selama ini kurang mendapat perhatian dari ATPM lain.

Kawasaki KLX 150 merupakan adik dari KLX 250 yang telah dikeluarkan bersamaan dengan hadirnya Ninja 250. Sayangnya nasib KLX 250 tidak seberuntung Ninja 250 yang laris manis di pasaran.

KLX 150 diciptakan sesuai karakter jalanan Indonesia yang juga mempunyai dua fungsi yaitu alat transportasi dan berpetualang off-road. Sepeda motor ini juga ditujukan untuk medan yang sulit seperti di Kalimantan atau Sumatera. Maklum, Masyarakat yang berada didaerah yang mempunyai medan sulit biasanya membeli sepeda motor bebek yang berkapasitas besar kemudian dimodifikasi untuk menjadi motor trail.

klx-dalamKLX 150 S mengusung mesin 144cc satu silinder empat langkah SOHC yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 8,60 kW pada 8.000 rpm dan torsi maksimum 12 Nm pada 6.500 rpm. KMI mengklaim sepeda motor ini mengkonsumsi bahan bakar 36,79 km per liternya.

Ketika pertama kali mesin KLX 150 S mulai dinyalakan, suara mesin terdengar sangat lembut. Namun hal itu segera saja berubah ketika kita mulai menggebernya, sebab mesin 4 langkah SOHC dengan 2 katup ini ternyata sangat responsive dan bertenaga.

Sepeda motor yang mengusung tagline The Art of Adventure ini memiliki tipe frame/sasis baja perimeter dengen desain diamond yang mempunyai kekuatan tinggi dan daya tahan lama (high tensile steel) sehingga didapat kestabilan sepeda motor di segala medan. Dengan berbekal suspensi depan teskopik 33 mm dan suspensi belakang monoshock Uni Trak motor ini terasa sangat nyaman dan mantap untuk menggilas semua medan.

Sepeda motor berdimensi 1.975x760x1.080 mm ini sudah berstandar Euro 2 dan didukung dengan teknologi KSAI (Kawasaki Air Injection System). Fitur fitur yang dimiliki KLX 150 S antara lain double disc brake, new unitrack single shock, mufflar racing sport, warning light, lampu, dan tas multifungsi untuk semua keperluan berkendara.

KLX 150 dibanderol sangat mengiurkan yakni hanya Rp 21,7 juta. Murah Bukan?? Murahnya harga KLX 150 dikarenakan motor ini ternyata memiliki persentase kandungan lokal yang cukup tinggi yakni 70%. Namun meski kandungan lokalnya tinggi jangan remehkan kualitas motor ini Karena Kawazaki menggunakan standar internasional ketika memproduksi setiap komponen.

dtraker-dalamKMI juga memperkuat ‘kerajaan’ sepeda motor trailnya dengan menghadirkan D-Tracker X 250 yang memiliki tampang seperti sepeda motor trail namun sangat kokoh dipacu di jalanan aspal karena menggunakan profil ban yang berbeda, bukan ban pacul seperti KLX 150. Ukuran ban yang dipakai pada D-Tracker X 250 ini lebih tebal 0,55 mm dan bertelapak lebih halus all terrain, berkarakter untuk melintasi dua jenis jalan yang berbeda, menapak permukaan aspal dan menggaruk jalan off road.

Sepeda motor yang pernah ditampilkan di ajang Jakarta Motorcycle Show (JMS) 2008 ini dibuat untuk kalangan pecandu supermoto. Hadirnya D-Tracker X 250 diharapkan dapat menjawab keinginan konsumen yang menginginkan sebuah supermoto yang tangguh di jalan raya. Sepeda motor yang berasal dari DNA Kawasaki KLX 250 ini mengusung mesin 249 cc DOHC empat tak satu silinder, yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 24 hp pada 9.000 rpm dan torsi maksimum 21 Nm pada putaran 7.000 rpm.

D-Tracker X 250 dibandrol Rp 60 juta on the road Jakarta.

Lalu bagaimana kira kira nasib KLX 250? Kalau dicermati, memang ada sedikit keganjalan dalam acara launching KLX 150 dimana hampir seluruh motor Kawasaki dipamerkan di acara tersebut, kecuali KLX 250. Saudara kembar dari D-Tracker X ini sama sekali tidak dikelihatan. Kemana perginya yah …….. Padahal baik saudara kembarnya, D-Tracker X, maupun produk Kawasaki lain seperti Ninja 250 R dan Athlete pun ikut nimbrung dalam peluncuran KLX 150 ini. Bahkan atribut yang dipakai oleh pihak panitia, nama KLX 250 sudah tidak ada lagi. Apakah ini tanda bahwa D-Tracker X akan mengusur KLX 250?

Segmen sepeda motor trail di Indonesia sendiri masih berada di bawah 5% dari total penjualan sepeda motor. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), sepeda motor trail sempat menorehkan angka penjualan 3.300 unit di 2005. Bahkan di 2006 dan 2007 tidak ada penjualan sepeda motor trail.

Di 2008, sepeda motor trail sempat terjual sekitar 4.000-an unit. Kenaikan ini juga dikarenakan kehadiran Kawasaki KLX 250 yang diluncurkan KMI di pertengahan tahun lalu.

Dengan kehadiran KLX 150 S ini otomatis Kawasaki akan bermain sendirian mengambil celah di segmen sepeda motor trail ini. Tiga penguasa kuda besi di Indonesia Honda, Suzuki, dan Yamaha masih enggan serius bermain di segmen sepeda motor kotor ini.

PT Minerva Motor Indonesia (MMI) yang juga baru meluncurkan Minerva Sachs 250 juga baru meraba ceruk di segmen sepeda motor trail lewat Minerva Sachs 250 versi super moto.

Mampukah segmen ini berkembang seperti halnya Skutik, hanya waktu yang akan menjawab

May 18, 2009 at 3:29 pm 13 comments

Older Posts


2009

May 2009
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Top Clicks

  • None

Pages